Materi Daring Pertemuan Ke-2
Sekolah : SMK Negeri 2 Palembang
Kelas/Semester : X (Sepuluh)/Genap
Kompetensi Dasar : 3.2 Mengklasifikasi Alat Pemadam Api Ringan
4.2 Menerapkan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
A. Alat Pemadam Api Kebakaran Ringan
Untuk mengantisipasi kebakaran, selain diadakan tindakan tindakan preventatif dengan mengupayakan pelaksaan prosedur K3 di tempat kerja, juga menyediakan alat-alat pemadam kebakaran. Jika terjadi kebakaran maka dapat dilakukan tindakan-tindakan dengan memadamkan api menggunakan alat-alat yang telaj disiapkan.
Setiap api kebakaran dapat dipadamkan, tetapi tidak sejenis cara memadamkannya. Kesalahan dari cara memadamkan ini dapat mengakibatkan bahaya yang lebih besar karena apa akan semakin berkobar terus. Tangga, tongkat barkait, sekop dan pasir, serta air, akan sangat membantu dalam melaksanakan pemadaman api kebakaran.
1. Tangga
Tangga harus disediakan di tempat tempat tertentu yang mudah terjangkau. Tangga ini harus dapat digunakan sewaktu-waktu jika terjadi kebakaran, yaitu untuk memanjat mencapai ketinggian tempat yang terbakar.
2. Tongkat Berkait
Jika terjadi kebakaran, tongkat berkait digunakan untuk menarik dan mendorong agar bangunan yang sedang terbakar dapat runtuh sehingga kebakaran diharapkan tidak akan menjalar ke bangunan lainnya.
3. Pasir dan Air
Pasir dan sekopnya digunakan untuk menimbun sumber nyala api supaya padam. Selain itu, bisa juga digunakan karung goni yang dibasahai.
B. Proses Mengatasi Kebakaran
Secara sederhana, proses mengatasi kebakaran terdiri atas tiga macam yaitu proses isolasi, proses pendinginan, dan proses urai.
- Proses isolasi adalah proses pemutusan hubungan udara luar dengan barang yang sedang terbakar.
- Proses pendinginan adalah proses penyerapan panas oleh barang lain, seperti karung goni yang dibasahi air dan bahan-bahan lain yang mengandung air.
- Proses urai adalah proses mesisahkan atau menjauhkan benda-benda lain yang belum terbakar sehingga api tidak menjalar ke benda berikutnya.
C. Penggolongan Api Kebakaran
Tidak sembarang api kebakaran dapat dipadamkan dengan satu jines pemadam kebakaran. Hal itu dikarenakan api kebakaran dapat timbul dari bermacam penyebab. Berdasarkan penyebabnya, api kebakaran digolongkan atas A, B, C, D dan E.
1. Api Kebakaran Golongan A
Api kebakaran golongan A adalah api kebakaran benda padat seperti kayu tekstil, kertas dan sejenisnya.
2. Api Kebakaran Golongan B
Api kebakaran golongan B adalah api kebakaran benda cair seperti minyak, bensin, solar dan sejenisnya.
3. Api Kebakaran Golongan C
Api kebakaran golongan C adalah api kebakaran berasal dari benda gas, seperti LPG, asetelina, dan sejenisnya.
4. Api Kebakaran Golongan D
Api kebakaran golongan D adalah api kebakaran yang berasal dari arus listrik/arus pendek.
5. Api Kebakaran Golongan E
Api kebakaran golongan E adalah api kebakaran yang berasal dari logam.
UJI KOMPETENSI 1
1. Sebutkan macam-macam alat pemaadam api kebakaran ringan?
2. Apa fungsi tangga, tongkat berkait, serta singkup dan pasir pada saat memadamkan api kebakaran? Jelaskan.
3. Sebutkan macam-macam cara/proses untuk mengatasi kebakaran?
4. Apa yang dimaksud proses isolasi untuk mengatasi kebakaran? Jelaskan.
5. Ada berapa golongan jenis api kebakaran? Jelaskan.
6. Jelaskan jenis api kebakaran golongan A?
7. Termasuk golongan api kebakaran golongan apa api kebakaran yang berasal dari minyak, bensin, dan solar?
SELAMAT MENGERJAKAN....👍💪
UJI KOMPETENSI 2
8. Apa simbol tabung pemadam kebakaran untuk kebakaran yang berasal dari benda gas, seperti LPG atau asetelina?
9. Jelaskan jenis api kebakaran golongan E?
10. Dry power extinguiiser sebaiknya digunakan untuk memadamkan api kebakaran yang berasal dari apa?
11. Jelaskan langkah-langkah menggunakan APAR dengan benar?
12. Sebutkan media-media alat pemadam api?
13. Jelaskan apa yang dimaksud dengan segita api?
14. Sebutkan pembagian APAR secara gari besar?
15. Apa yang dimaksud dengan kebakaran, sebutkan penyebab-penyebab kebakaran?
SELAMAT MENGERJAKAN TUGAS DARING...👍




Tidak ada komentar:
Posting Komentar